STROKE SESAAT/TRANSIENT ISHEMIC ATTACK (TIA)

STROKE SESAAT

Stroke sesaat atau yang lebih dikenal dengan Transient Ishemic Attack (TIA) adalah serangan yang terjadi akibat pasokan darah ke otak mengalami gangguan sesaat. Serangan ini umumnya berlangsung kurang dalam 24 jam namun keadaan ini merupakan alarm yang tidak boleh diabaikan karena berpotensi lebih tinggi untuk mengalami stroke ulangan. Beberapa factor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya serangan stroke diantaranya, usia lebih dari 55 tahun, factor keturunan, pola hidup yang buruk, pengaruh penyakit atau kelainan tertentu seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, kerusakan pembuluh darah, pembekuan darah dan factor keturunan.

Penanganan stroke berpacu dengan waktu untuk meminimalkan kecacatan. Untuk itu penderita maupun orang disekitarnya sebaiknya mengetahui tanda-tanda serangan awal stroke. Gejala awal stroke yaitu FAST (Face, Arm, Speech dan Time).

Face : cek wajah orang yang dicurigai stroke, didapatkan pada penderita mulut atau bibirnya salah satu sisi tidak simetris.

Arm : minta penderita untuk mengangkat kedua tangan, didapatkan salah satu tangan tidak dapat mengangkat dengan baik.

Speech : sulit mengucapkan kata atau kalimat dengan baik dan cenderung tidak jelas (tampak cadek atau pelo)

Time : apabila salah satu dari gejala tersebut ditemukan pada orang yang dicurigai stroke, maka segera dibawa ke rumah sakit yang menyediakan layanan Ekokardiogram, MRI dan CT Scan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pemeriksaan penunjang tersebut untuk menentukan penyebab serangan stroke sesaat, menegakkan diagnosis dan melakukan pengobatan untuk mencegah terjadinya serangan stroke berulang.