PERINGATI HARI OSTEOPOROSIS SEDUNIA “NUTRISI SEIMBANG UNTUK MENCAPAI KEPADATAN TULANG OPTIMAL”

Memperingati hari Osteoporosis Sedunia, pada tanggal 20 Oktober setiap tahunnya, PKRS BRSUD Tabanan melakukan Penyuluhan secara Daring Melalui Facebook dan IG Live, dengan Pembicara dr. Syuma Adhy awan, M.Kes, Sp. GK, dengan Topik Nutrisi Seimbang Untuk Kepadatan Tulang Optimal.

Mengutip data WHO yang menunjukkan bahwa di seluruh dunia ada sekitar 200 juta orang yang menderita osteoporosis tahun 2050, diperkirakan angka patah tulang pinggul akan meningkat 2 kali lipat pada wanita dan prioa. Laporan WHO juga menunjukkan bahwa 50% patah tulang adalah patah tulang paha atas yang dapat mengakibatkan kecacatan seumur hidup dan kematian. Dibandingkan dnegan amsyarakat di Negara-negara Afrika, densitas tulang masyarakat Eropa dan Asia lebih rendah, sehingga mudah sekali mengalami osteoporosis.

Selama ini osteoporosis identik dengan orang tua, namun faktanya, pengeroposan tulang bisa menyerang siapa saja termasuk di usia muda. Osteoporosis merupakan salah satu penyakit degenerative. Penelitian terbaru dari International Osteoporosis Foundation (IOF) mengungkapkan bahwa 1 dari 4 perempuan di Indonesia dengan rentang usia 50-80 tahun memiliki riisko terkena osteoporosis. Risiko osteoporosis perempuan di Indonesia 4 kali lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Biasanya penyakit keropos tulang ini menjangkit sebagaian besar wanita paska menopause. Osteoporosis tidak menampakkan tanda-tanda fisik yang nyata hingga terjadi keropos atau keretakan pada usia senja. Akibat hal ini maka perlu peningkatan pengetahuan masyarakat tentang osteoporosis sejak dini sehingga mampu untuk melakukan pencegahan baik berupa pemenuhan asupan gizi dan deteksi dini.

Memperingati hari Osteoporosis sedunia yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2020 maka BRSUD Tabanan kembali mengadakan penyuluhan secara daring pada hari Jumat, 23 Oktober 2020 dengan narasumber dr. Syuma Adhy Awan, M.Kes, Sp.GK. Materi yang dibawakan narasumber  pada penyuluhan ini adalah Nutrisi Seimbang Untuk Kepadatan Tulang Optimal. Penyuluhan ini diselenggarakan secara daring melalui siaran langsung facebook dan youtube channel BRSUD Tabanan. Diselenggarakannya penyuluhan secara daring bertujuan untuk memperluas masyarakat yang bisa mengakses penyuluhan ini. Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa untuk mencegah osteoporosis harus dimulai sedini mungkin untuk mencapai massa tulang semaksimal mungkin serta penurunan seminimal mungkin. Bajkan pencegahan osteoporosis harus dimulai sejak bayi dalam kandungan, masa kanak-kanak, remaja, sampai dewasa baik pada wanita maupu  pria melalui metode menabung kalsium dalam tulang untuk cegah osteoporosis. Untuk mencegah terjadinya osteoporosis ada beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu:

  1. Cukupi asupan kalsium

Kesehatan tulang dimulai pada awal kehidupan yaitu pada tahap janin. Nutrisi yang baik saat kehamilan membantu mengoptimalkan perkembangan tulang bayi. Masa kanak-kanak dan remaja merupakan masa kritis bagi pertumbuhan dan kepadatan tulang. Pada periode inilah ukuran dan kekuatan tulang meningkat secara signifikan sampai puncak masa tulang terbentuk pada usia sekitar 30 tahun.

Kebutuhan nutrisi harian kalsium :

  • Umur 1-3 tahun : 700 mg kalsium dan 12 g protein
  • Umur 4-8 tahun : 1000 mg kalsium dan 19 g protein
  • Umur 9-13 tahun : 1300 mg kalsium dan 34 g protein
  • Umur 14-18 tahun : 1300 mg kalsium dan 46 g protein (perempuan), 52 g protein (laki-laki)
  1. Cukup asupan vitamin D melalui pajanan sinar matahari pagi atau sore sinar matahari akan mengubah provitamin D yang ada dibawah kulit menjadi vitamin D
  2. Hidup aktif dengan cara melakukan aktifitas fisik dengan prinsip pembebanan terhadap tulang dalam bentuk perbanyak jalan.
  3. Hindari merokok dan minum alkohol
  4. Waspada jika dalam garis keturunan ada yang menderita osteoporosis
  5. Lakukan pemeriksaan tes dini osteoporosis pada dokter saat menopause

 

Mari cintai tulang mu untuk kehidupan yang lebih baik