PENYULUHAN “DIET RENDAH GARAM DASH” KEPADA TENAGA PENGOLAHAN DAN PRAMUSAJI

Semeton RSUD Tabanan, Jumat 6 September 2024 PKRS RSUD Tabanan dan Tim Instalasi Gizi mengadakan kegiatan Penyuluhan Diet Rendah Garam (DASH) kepada Tenaga Pengolahan dan Pramusaji Instalasi Gizi RSUD Tabanan. Adapun narasumber dalam kegiatan ini yaitu Gusti Putu Yadnya, S.ST. Diet rendah garam atau diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension adalah diet yang membatasi asupan garam dan menyarankan konsumsi makanan rendah lemak jenuh, kolesterol, dan lemak total, serta meningkatkan konsumsi buah dan sayur dengan jumlah porsi 4-5 porsi/hari, produk susu tanpa lemak dan rendah lemak, gandum utuh, dan kacang-kacangan.
Prinsip dan syarat diet DASH yaitu energi, karbohidrat dan protein yang cukup menyesuaikan dengan kebutuhan pasien, membatasi konsumsi lemak jenuh dan kolesterol, serta batasi asupan natrium <2300 mg/hari atau ½ sendok the dan jika penurunan tekanan darah belum mencapai target, asupan natrium dibatasi 1500 mg/hari atau 1/3 sendok the.
Tujuan dari diet rendah natrium atau DASH adalah untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan resiko penyakit lainnya seperti jantung dan diabetes. Adapun makanan yang dianjurkan bagi pasien diet rendah garam yaitu gandum utuh, oat, beras, kentang, singkong, ikan segar, daging unggas tanpa kulit, telur maksimal 1 btr/hari, kacang-kacangan, buah dan sayuran segar dengan penggunaan bumbu dapur berupa garam yang terbatas.
Sedangkan makanan yang tidak dianjurkan bagi pasien diet rendah garam yaitu nasi uduk, daging merah bagian lemak, ikan kaleng, kornet, sosis, ikan asap, ati ampela, olahan daging, sayur, dan kacang yang diawetkan dengan natrium, asinan, manisan buah, penggunaan margarin, mentega, mayonnaise, vetsin, kecap, saus dan bumbu instan. Selain itu, hindari juga konsumsi minuman kemasan dengan pemanis tambahan dan pengawet. Adapun bahan makanan yang dapat digunakan sebagai bumbu penyedap makanan yaitu ikan teri, tomat dan bawang putih.