BEDAH LAPAROSKOPI RSUD TABANAN “SOLUSI CERDAS DAN AMAN UNTUK PENANGANAN MASALAH KANDUNGAN”
Bagi pasangan pasutri yang mengalami berbagai penyakit dan kelainan pada organ reproduksi seperti Mioma ataupun Kista, dan takut untuk melakukan operasi, dengan alasan luka sayatan lama sembuh dan berbekas, sakit berkepanjangan, efeksi, perdarahan, pemulihan yang relative lama. Untuk menjawab itu semua, Tim Medis RSUD Tabanan terus melakukan terobosan terbaru melakukan operasi atau pembedahan dengan teknik Laparoskopi (pembedahan invasive minimal).
Laparoskopi gynekologi adalah salah satu Tindakan pembedahan invasive minimal atau minimal invasive surgery di bidang ginekology, yaitu dengan melakukan pembedahan hanya melalui suatu irisan kecil. 0,5 – 1 cm di dinding perut, biasanya berjumlah 3 s/d 4 lubang.
Beberapa alasan dokter menyarankan Laparoskopi untuk program hamil : kelaianan pada uterus, saluran tuba dan indung telur, perlengketan di rongga panggul akibat infeksi atau penyakit radang panggul, kasus endometriosis derajat sedang atau berat, nyeri hebat saat menstruasi atau nyeri saat berhubungan badan.
Melalui lubang tersebut dimasukkan alat-alat seperti kamera beresolusi tinggi dan peralatan operasi (laparoskopi) untuk melakukan koreksi organ, dokter selaku operator dapat melihat isi rongga perut wanita atau organ kandungan wanita melalui layar monitor, pada operasi laparoskopi ini tidak dilakukan irisan lebar pada kulit pasien seperti operasi konvensioal pada umumnya.
Jika terjadi gangguan organ akan terlihat dan akan segera dapat ditentukan prosedur Tindakan untuk mendiagnosa dan mengobati kelainan dan gangguan yg terjadi pada system reproduksi wanita, dengan Teknik Pembedahan Laparoskopi
Koreksi organ yang bisa dilakukan dengan pembedahan Laparoskopi; Kistektomi Ovarium, yaitu pengangkatan kista dari indung telur, Tubektomi, yaitu prosedur sterilisasi pada Wanita, prosedur untuk menangani kehamilan ektopik, prosedur untuk menangani endometriosis & PCOS (Polycystic Ovarium Syndrome), Ooforektomi, yaitu prosedur pengangkatan indung telur, miomektomi yaitu prosedur pengangkatan miom dan Histrektomi yaitu prosedur pengangkatan Rahim.
Pembedahan menggunakan Teknik Laparoskopi, luka sayatan kecil dan tersembunyi, perdarahan minimal, resiko infeksi rendah, nyeri paska operasi ringan, dan pemulihan lebih cepat sehingga rawat inap tidak lama. Selain itu operasi laparoskopi ini dalam 1 minggu pasca tindakan pasien sudah bisa beraktifitas seperti sebelum operasi. Dengan berbagai keunggulan Operasi Laparoskopi menjadi pilihan daripada operasi konvensional atau laparotomi.
