PENYULUHAN TENTANG ETIKA BATUK, PENGGUNAAN MASKER DAN PENGOBATAN PADA PASIEN TB, POLIKLINIK PARU BRSUD TABANAN

Kegiatan Penyuluhan di Ruang Tunggu Poliklinik Paru, Rabu (04/09), oleh Tim PKRS BRSUD Tabanan dengan mengggandeng dokter internship yang bertugas di BRSUD Tabanan. Edukasi yang diberikan kepada pasien dan keluarga pasien dengan materi Etika Batuk, Penggunaan Masker dan Pengobatan Pada Pasien TB diharapkan dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, pasien dan keluarga dapat mengaplikasikan pengetahuan ini di rumah dan menyebarkan kepada teman atau tetangga. Sehingga dapat memutus rantai penularan TB di keluarga dan lingkungan tempat linggal.

Virus TB memang termasuk virus yang mudah menular. Penularannya paling mudah terjadi melalui udara. Penularan pun bisa terjadi di mana saja mulai dari lingkungan sekitar hingga tempat-tempat umum, termasuk angkutan umum. Maka dari itu persiapan membawa masker sangat penting untuk menjaga diri. Kuman TB bisa tinggal dan bertahan di paru selama bertahun-tahun. Kumannya dalam kondisi dorman, pertumbuhan yang terhambat saat kondisi badan kita sehat seperti biasa saja. Tapi pada saat kondisi drop, dia bisa muncul, gejala utama pada penyakit TB yaitu batuk berdahak yang terus menerus selama dua minggu lebih. Penderita juga akan menderita sesak napas, demam, nafsu makan pun menurun, berat badan menurun, dan sering kelelahan.

Mengatasi penyakit TB, penderita harus disiplin karena pengobatannya dilakukan selama jangka waktu tertentu. Paling cepat, penderita diharuskan minum obat selama enam bulan penuh tanpa absen sekalipun. Apabila penderita lupa meminum obat, harus kembali melakukan konsultasi dan memeriksakan diri ke dokter. Proses minum obatnya harus ulang lagi dari awal.

Harus diingat bahwa apabila ada satu dari anggota keluarga terinfeksi TB, maka anggota keluarga yang lain dianjurkan untuk memeriksakan diri. Hal itu untuk memutus rantai penularan dari lingkup paling kecil. Hal lain yang harus dilakukan adalah menjaga lingkungan tetap bersih, membuka ventilasi rumah di pagi hari, menjaga pemenuhan nutrisi dalam tubuh, dan tidak meludah di sembarang tempat. Jangan lupa untuk memeriksakan diri ke dokter apabila timbul gejala.