PERINGATAN HARI LANJUT USIA SEDUNIA “BERSAMA KITA TINGKATKAN ASUPAN GIZI LANSIA”

PERINGATAN HARI LANJUT USIA SEDUNIA “BERSAMA KITA TINGKATKAN ASUPAN GIZI LANSIA”

Pada masa pandemi COVID-19, para lanjut usia dan orang yang memiliki penyakit kronis (penyakit komorbid) memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita penyakit berat apabila terinfeksi virus COVID-19. Menurut Depkes lansia dibedakan menjadi pralansia dan lansia, lansia adalah orang dengan umur sudah lebih dari 60 tahun. Para lansia mengalami penurunan kemampuan fungsional pada hampir seluruh sistem tubuhnya, termasuk daya tahan tubuh sehingga menjadikan mereka lebih rentan terhadap infeksi2. Dengan memperhatikan konsumsi diet dengan kandungan gizi yang seimbang, para lansia dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan risiko penyakit kronis serta infeksi. Menyikapi hal tersebut maka Humas dan Instalasi Gizi BRSUD Kabupaten Tabanan membuat video edukasi bertemakan “Meningkatkan Gizi Lansia Pada Masa Pandemi Covid-19” dengan narasumber dokter spesialis gizi klinik yaitu dr. Syuma Adhy Awan, M.Kes, Sp.GK. Video lengkap dapat diakses melalui youtube chanel kami di BRSU Tabanan.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga asupan para lansia antara lain :

  1. Mengkonsumsi makanan segar setiap hari
    1. Pilih bahan makanan yang mengandung tinggi vitamin dan serat

Buah, sayur, kacang-kacangan, beras merah, kentang, ubi ungu, labu kuning merupakan bahan makanan tinggi serat dan sumber vitamin A, B kompleks, dan vitamin C yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Ganti selingan dengan sayur dan buah segar

Pilihlah sayur dan buah segar sebagai selingan/snack untuk mengganti makanan tinggi gula, garam, dan tinggi lemak.

  1. Konsumsi dengan porsi yang tepat

Anjuran konsumsi sehari yaitu : 4 porsi buah, 5 porsi sayuran, dan 180 gram kacang-kacangan

  1. Perhatikan waktu memasak

Memasak sayur dan buah terlalu lama dapat merusak vitamin dan zat gizi lainnya

  1. Hindari makanan awetan

Hindari mengkonsumsi makanan yang menggunakan pengawet dan bahan kimia tambahan

  1. Mengkonsumsi lemak dan minyak dalam jumlah yang cukup

Konsumsilah lebih banyak sumber lemak tidak jenuh seperti ikan, alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, minyak kedelai, minyak kanola, minyak biji bunga matahari, minyak jagung, dll. Pilihlah sumber protein dengan daging berwarna putih, seperti daging unggas dan ikan karena lebih sedikit mengandung lemak dibandingkan dengan daging merah. Apabila mengkonsumsi susu dan olahannya, pilihlah susu yang mengandung rendah lemak. Konsumsi daging olahan harus dihindari karena mengandung tinggi Natrium dan lemak

  1. Konsumsi gula dan garam dalam jumlah terbatas

Mengurangi konsumsi gula dapat dilakukan dengan cara menghindari konsumsi makanan dan minuman manis (kue-kue manis, minumah bersoda, dll), serta mengganti selingan kue dengan buah-buahan segar. Mengurangi konsumsi garam dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan garam dan sumber garam lainnya saat memasak seperti kecap asin, kecap ikan, margarin, dll. Cara lain yaitu dengan menghindari konsumsi snack berupa keripik, asinan, dan makanan awetan yang mengandung tinggi garam,

  1. Minum air dalam jumlah cukup setiap hari

Minumlah air 8-10 gelas per hari. Air putih merupakan pilihan terbaik, namun anda dapat juga mengkonsumsi sumber cairan lainnya seperti jus buah, jus sayuran, tanpa tambahan gula.

  1. Menghindari makan di luar rumah

Makan di rumah dapat mengurangi risiko kontak dengan orang lain dan menurunkan risiko tertular COVID-19, karena droplet dari orang yang terinfeksi dapat menempel pada permukaan benda serta tangan orang lain. Apabila terpaksa makan di luar rumah, cucilah tangan sesering mungkin dan bersihkan permukaan benda yang sering disentuh orang dengan desinfektan.

  1. Perhatikan suasana saat makan

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa isolasi dan kesendirian justru dapat meningkatkan risiko malnutrisi pada lansia1. Untuk itu, sangat penting untuk memperhatikan suasana pada saat makan, untuk menciptakan motivasi makan pada lansia.

Semakin baik pelayanan kesehatan maka akan semakin panjang harapan hidup seseorang yang berarti semakin banyak juga lansia. Mari bersama kita jadikan lansia sehat dan produktif.

Sumber :

  1. Nutrition Advice for Adults During the Covid-19 Outbreak
  2. Hugo, Cherry. 2020. Dieticians warns malnutrition of elderly could increase during COVID-19 pandemic. Bond University
  3. Probosuseno, Sp.PD, K-Ger. 2020. Reasons Why Elderly Patients are susceptible to Covid-19 transmission. Gadjah mada University : News Report.